Uninterruptible power supply( UPS) merupakan fitur yang membolehkan pc buat senantiasa berjalan paling tidak buat waktu yang pendek kala sumber energi utama lenyap. Fitur UPS pula membagikan proteksi dari lonjakan listrik.

UPS berisi

baterai

yang" menendang" kala fitur merasakan kehabisan energi dari sumber utama. Bila pengguna akhir lagi bekerja di pc dikala UPS berikan ketahui tentang hilangnya energi, mereka memiliki waktu buat menaruh informasi apa juga yang lagi mereka kerjakan serta keluar saat sebelum sumber energi sekunder( baterai) habis. Dikala seluruh energi habis, seluruh informasi di memori akses acak( RAM) pc Kamu hendak terhapus. Dikala terjalin lonjakan listrik, UPS

memotong lonjakan

sehingga tidak mengganggu pc.

UPS di pusat data

Tiap UPS mengganti AC yang masuk

ke

DC

lewat penyearah serta mengubahnya kembali dengan inverter. Baterai ataupun roda edan menaruh tenaga buat digunakan dalam kegagalan utilitas. Sirkuit bypass merutekan energi di dekat penyearah serta inverter, melaksanakan beban TI pada utilitas yang masuk ataupun energi generator.

Sedangkan sistem UPS umumnya diucap desain konversi ganda, garis- interaktif serta siaga, sebutan ini sudah digunakan secara tidak tidak berubah- ubah serta produsen menerapkannya secara berbeda: Paling tidak satu sistem membolehkan salah satu dari 3 fashion. The Internat i onal Electrotechnical Commission( IEC) mengadopsi terminologi yang lebih teknis deskriptif dalam IEC Std. 62040.

Tipe UPS serta fitur intinya

Tegangan serta frekuensi independen( VFI):

Tegangan serta frekuensi independen( VFI) Sistem UPS diucap konversi ganda ataupun ganda sebab AC yang masuk disearahkan ke DC buat melindungi baterai senantiasa terisi serta menggerakkan inverter. Inverter menghasilkan kembali energi AC yang normal buat melaksanakan perlengkapan IT.

Dikala listrik padam,

baterai

menggerakkan inverter, yang terus melaksanakan beban TI. Kala energi dipulihkan, baik dari utilitas ataupun generator, penyearah memberikan

arus searah

( DC) ke inverter serta secara bertepatan mengisi ulang baterai. Inverter berjalan penuh waktu. Input utilitas betul- betul terisolasi dari output, serta bypass cuma digunakan buat keselamatan pemeliharaan ataupun bila terdapat kegagalan elektronik internal. Sebab tidak terdapat pemutusan energi yang dikirimkan ke perlengkapan IT, vacuum fault interrupter( VFI) biasanya dikira selaku wujud UPS yang sangat kokoh. Sebagian besar sistem menyinkronkan frekuensi output dengan input, namun itu tidak butuh, sehingga masih penuhi ketentuan selaku frekuensi independen.

Tiap konversi energi memunculkan kerugian, sehingga tenaga yang terbuang secara historis dikira selaku harga keandalan paling tinggi.

Voltage independent( VI):

Voltage independent( VI), ataupun True Line Interactive UPS mempunyai tegangan keluaran yang terkontrol

, namun frekuensi keluaran yang sama dengan masukan. Independensi frekuensi tidak sering jadi atensi dengan kekuasaan di negara- negara maju. Energi utilitas diumpankan langsung ke output serta perlengkapan IT, serta penyearah membuat baterai senantiasa terisi energi. Inverter diparalelkan dengan output, mengkompensasi penyusutan tegangan serta berperan selaku filter aktif buat lonjakan tegangan serta harmonik. Rugi- rugi penyearah serta inverter cuma terjalin kala energi yang masuk berfluktuasi. Roda edan serta set motor/ generator pula penuhi ketentuan selaku VI.

Kala energi masuk kandas, ataupun tegangan keluar dari jangkauan, bypass dengan kilat terputus dari input serta baterai menggerakkan inverter. Kala energi input dipulihkan, bypass menghubungkan kembali input, mengisi ulang baterai serta melindungi tegangan output konstan. Vendor UPS yang memakai sumber energi paralel mengklaim tidak kehabisan keandalan. Hasilnya merupakan dekat 98% efisiensi tenaga.

Voltage and frequency dependent( VFD):

Voltage and frequency dependent( VFD), ataupun UPS siaga, secara operasional mirip dengan VI serta kadang- kadang galat diucap interaktif saluran. Dalam sistem PKS konvensional, inverter dimatikan, sehingga dibutuhkan waktu sepanjang 10 sampai 12 milidetik( ms) buat mulai menciptakan energi. Sela waktu itu bisa mengganggu server, membuat UPS VFD lawas tidak sesuai buat pusat informasi.

Konsep VFD baru mempunyai inverter yang menciptakan energi dalam waktu 2 ms sehabis diaktifkan. Bypass umumnya diaktifkan, semacam halnya VI, jadi perlengkapan beroperasi langsung dari utilitas ataupun generator. Sebab inverter tidak bekerja hingga listrik padam, tidak terdapat kontrol tegangan ataupun energi yang disantap, membolehkan efisiensi sampai 99%. Kegagalan energi ataupun tegangan di luar jangkauan membuka sakelar pintas, membebaskan input dari output; inverter mulai beroperasi dari baterai. Penyearah cuma lumayan besar buat melindungi baterai senantiasa terisi.

Kelebihan serta kekurangan UPS

Keuntungan memakai catu energi tidak terputus meliputi:

Tidak terdapat penundaan antara bergeser dari sumber energi utama ke UPS.

Bisa menunjang instrumen kritis dengan lebih baik dibanding dengan generator.

Konsumen bisa memilah tipe serta dimensi UPS, bergantung pada jumlah energi yang mereka butuhkan buat memasok ke fitur.

UPS diam.

Pemeliharaan sistem UPS lebih murah dibanding dengan generator.

Kerugian memakai catu energi tidak terputus meliputi:

Ketidakmampuan buat melaksanakan perlengkapan berat- sebab UPS kehilangan baterai.

Bila baterai di dasar standar digunakan, pengguna bisa jadi hendak kerap mengubah baterai.

UPS bisa jadi membutuhkan instalasi handal.